PKK Desa Air Dingin Gelar Kegiatan Belajar Mengaji untuk Tingkatkan Pemahaman Agama

PKK Desa Air Dingin Gelar Kegiatan Belajar Mengaji untuk Tingkatkan Pemahaman Agama
PKK Desa Air Dingin Gelar Kegiatan Belajar Mengaji untuk Tingkatkan Pemahaman Agama

Kaur, Air Dingin – Ibu-ibu PKK Desa Air Dingin menggelar kegiatan belajar mengaji sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan masyarakat. Kegiatan ini dipusatkan di Balai Desa Air Dingin dan diikuti oleh anggota PKK serta ibu-ibu rumah tangga di lingkungan desa.

Kepala Desa Air Dingin, Alpian, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan belajar mengaji merupakan langkah positif untuk memperkuat pemahaman agama sekaligus membangun akhlak mulia di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini sangat penting, karena selain meningkatkan ilmu agama, juga mempererat kebersamaan antar warga. Kami mendukung penuh program PKK yang bernilai positif seperti ini,” ujar Alpian.

Ketua PKK Desa Air Dingin, Faridah Liyanti, menuturkan bahwa kegiatan belajar mengaji ini akan dilaksanakan secara rutin. Ia berharap ibu-ibu PKK dan warga yang ikut serta bisa semakin lancar membaca Al-Qur’an dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin ibu-ibu lebih dekat dengan Al-Qur’an. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi keluarga dan Desa Air Dingin,” kata Faridah.

Kegiatan belajar mengaji dipandu oleh ustazah setempat yang dengan sabar membimbing peserta, mulai dari membaca huruf hijaiyah, tajwid, hingga praktik membaca ayat-ayat Al-Qur’an. Suasana berlangsung khidmat, namun tetap penuh keakraban antar peserta.

Antusiasme terlihat dari banyaknya peserta yang hadir. Beberapa ibu mengaku senang karena kegiatan ini memberi kesempatan untuk belajar kembali, meski usia sudah tidak muda. Hal ini menunjukkan semangat masyarakat Desa Air Dingin dalam memperdalam ilmu agama.

Dengan adanya kegiatan belajar mengaji ini, Pemerintah Desa Air Dingin bersama PKK berharap masyarakat semakin religius, rukun, dan berakhlak mulia. Program tersebut diharapkan bisa terus berlanjut, tidak hanya untuk ibu-ibu, tetapi juga menyasar generasi muda di desa.

Pewarta : Kak Cik