6 Desa di Kecamatan Muara Sahung Percepatan Akses Internet, Ini Penjelasan Kadis Kominfo
Kaur, BINTUHAN.ID- Pemkab Kaur terus lakukan percepatan akses internet 6 desa di Kecamatan Muara Sahung, terbaru dilakukan rapat koordinasi (Rakor) di Kecamatan Muara Sahung.
Pertemuan ini dihadiri Dinas Kominfo Kabupaten Kaur M Jarnawi, S.Pd, M.Pd Kabid E-Government Francisco Lega Utama , penguji peralatan telekomunikasi ahli muda Sulaiman Efendi.
Adapun peserta kegiatan ini Sekcam Muara Sahung Pauzan, S.Sos, perwakilan Kades Tri Tunggal Bakti, Sumber Makmur, Bukit Makmur, Cinta Makmur, Desa Persiapan Air Nunung dan Desa Persiapan Sinar Bandung.
Rapat tersebut difokuskan pada pemetaan titik blankspot, pengumpulan data pendukung, dan verifikasi koordinat lokasi yang mengalami kendala akses internet.
Data yang terkumpul akan dievaluasi dan dilaporkan ke BAKTI KOMINFO RI. Kegiatan ini dilaksanakan demi untuk atasi blank spot di seluruh desa Kabupaten Kaur.
Direncanakan penyambungan wifi di enam desa Kecamatan Muara Sahung dilaksanakan awal Januari 2025 mendatang, sudah bisa beroperasi akhir bulan Januari.
Rapat ini menghasilkan kesepakatan untuk kolaborasi antara Pemkab Kaur, Dinas Kominfo, dan masyarakat dalam mempercepat penyelesaian masalah akses internet.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan publik dan mendorong percepatan pembangunan di desa-desa terpencil di Kecamatan Muara Sahung.
Kadis Kominfo Kaur M Jarnawi, S.Pd, M.Pd menegaskan, kegiatan ini merupakan bukti komitmen Pemkab Kaur untuk mengatasi permasalahan blank spot di desa Kabupaten Kaur.
Dia juga menyampaikan, program Icon+ dan Bakti Kominfo akan dilakukan percepatan untuk mengatasi blank spot yang teridentifikasi.
Ini dilakukan untuk mendorong kemajuan desa, sehingga dengan adanya internet desa bisa terus berkembang dan maju.
"Setiap titik blank spot akan kita tangani. Dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, InsyaAllah jaringan wifi sudah bisa dinikmati masyarakat pada akhir Januari 2025 mendatang," ujarnya.

Kepada masyarakat, sebut Kadis Kominfo, jika nanti sambungan internet sudah bisa dinikmati.
Diharapkan layanan internet itu digunakan untuk hal – hal yang bermanfaat, baik itu dunia pendidikan, wirausaha dan kegiatan positif lainnya.
Pemerintahan desa hendaknya bisa menjadikan sarana itu untuk menimbulkan kebaikan, bukan mudarat. Harus bisa dikaji dengan baik yang mana dampak positif dan negatif.
"Layanan internet masuk desa untuk kemajuan, bukan merusak generasi muda main game atau judi online. Oleh karena itulah, saya berharap pemerintahan desa harus bisa memberikan peran penting dalam prihal ini. Gunakan internet untuk menambah wawasan, baik di dunia usaha, pertanian dan hal positif lainnya,” ujar dia.
Musliadi tokoh masyarakat Desa Bukit Makmur menyampaikan, mengatasi blank spot internet di wilayah mereka penting. Karena internet saat ini merupakan fasilitas pendukung Puskesmas Pembantu, sekolah, dan kantor desa.
Mereka berharap akses internet yang memadai segera terwujud agar dapat menunjang layanan publik dan kegiatan belajar mengajar.
“Atas nama masyarakat saya bangga dengan Pemda Kaur, karena terus mengatasi blank spot di semua desa. Semoga kemajuan ini akan menjadikan desa se-Kabupaten Kaur terus semakin maju,” ujarnya. (ADV)
Pewarta : Kak Cik