Calon Bupati Kaur Gusril Pausi Himbau Stop Menyebarkan Fitnah Tidak Ada Unsurnya, Jaga Demokrasi Berpolitikan.

Calon Bupati Kaur, Gusril Pausi, S,Sos, M,Ap
Calon Bupati Kaur, Gusril Pausi, S,Sos, M,Ap

Kaur, BINTUHAN.ID- Calon Bupati Kaur, Gusril Pausi, S,Sos, M,Ap  mengeluarkan pernyataan tegas terkait maraknya isu dan fitnah yang beredar menjelang pemilihan kepala daerah. 

Dalam pesan suara , Gusril Pausi, S,Sos, M,Ap mengajak Seluruh adik sanak, Pendukung dan Militan Gusril-Hamid untuk tetap sabar dan jangan menanggapi Fitnah yang beredar di Berita di sebarkan di media sosial Facebook.

“saya menghimbau pendukung, adik sanakku dan Militan Gusril-Hamid tetap sabar dan jangan terprovokasi, Fitnah tidak hanya merugikan individu, tetapi bisa merugikan orang yang menyebarkan fitnah tersebut,” ujar Gusril. 

Tambah lagi, Gusril Pausi, S,Sos, M,Ap mengatakan saya sekali angkat bicara soal fitnah yang selalu ditebarkan oleh salah satu masyarakat yang diduga sebagai salah satu pendukung Paslon, dan saya tegaskan jangan pernah menyangkut pautkan APH Dengan Politik, Tegas Gusril Pausi.

Gusril Pausi, S,Sos, M,Ap  menekankan, jangan pernah memfitnah jika tidak ada punya unsur bukti, dan saya katakan sekali lagi yang tersebar adanya surat yang bertanda tangan dan nama itu sama sekali tidak benar adanya, Bukan saya tidak tau siapa anda, karena anda di panggil oleh Paslon lainnya dan sengaja memperkeruh suasana politik, Tegasnya.

pentingnya menjaga etika dan integritas dalam berpolitik, serta mendesak semua pihak untuk fokus pada visi dan program yang ditawarkan.

Sakali lagi, Gusril mengajak para pendukungnya untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu negatif yang tidak berdasar. 

“Mari kita semua menjadi pelopor dalam menciptakan suasana pemilu yang sehat dan damai. Kebersamaan dan kejujuran adalah kunci untuk membangun Kaur yang lebih baik,” tuturnya.

Pernyataan ini mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat dan pemuda, yang sepakat bahwa penyebaran fitnah harus dihentikan demi menjaga persatuan dan kesatuan.

Dengan langkah ini, Gusril berharap masyarakat Kaur bisa lebih cerdas dalam memilih pemimpin dan terhindar dari pengaruh negatif yang dapat mengganggu proses demokrasi.